ARTICLE

Wednesday, August 12, 2009

Creating opportunities in the area? for higher tridarma It is Important

Menciptakan kesempatan di daerah? untuk tridarma Perguruan tinggi Sangatlah Penting
by , Herianto, Ph.D

Perubahan dalam bentuk apapun dan di sektor apapun, tidak dapat meninggalkan Tridarma Perguruan Tinggi sebagai landasan berpikir memajukan Perguruan Tinggi. Perubahan itu haruslah mengacu pada prinsip-prinsip itu. Jika tiap perubahan selalu berdasarkan Tridarma Perguruan Tinggi, maka setiap tawaran konsep perubahan perlu dicocokkan dan dilihat relevansinya. Ini membutuhkan kesadaran evaluatif untuk memperhitungkan secara akurat manfaat yang mungkin diperoleh. Dalam konteks ini, boleh kiranya kita singgung kembali, bahwa salah satu faktor yang perlu dikrieit pada pembangunan sense of belonging Perguruan Tinggi kedepan ini adalah semangat membangun iptek daerah sebab, kemajuan iptek Perguruan Tinggi sangatlah mendukung out comer SDM dapat berperan aktif meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kualitas perguruan tinggi.

Beberapa indikasi sering diungkapkan bahwa secara umum masyarakat di daerah masih tertinggal tingkat kesejahteraannya, karena SDM nya lemah dalam menghasilkan karya yang inovatif dan pengetahuan tentang tehnologi terapan masih relatif kurang. Salah satu faktor penting, adalah tingkat penguasaan iptek untuk ketersediaan teknologi. Baru baru ini tim kerja salaha satu perguruan tinggi di Yogyakarta melakukan kunjungan ke Kalimantan. Ternyata daerah yang dikunjungi mempunyai struktur geologi yang memiliki sumber daya alam potensial seperti batu bara, bauksit, pertanian dan sebagainya. Dengan kondisi ketersediaan teknologi sekarang ini tidak memungkinkan target pembangunan dan pengelolaan sumber daya alam tersebut dapat tercapai. Dalam konteks ini, ternyata daerah perlu “penyediaan teknologi” yang dapat mengatasi persoalan tersebut. Nah, disinilah, Perguruan Tinggi memiliki peluang untuk mengkrieit Master Plant Teknologi Pembangun Daerah yang mantap yang dapat digunakan sebagai acuan pembangunan berkelanjutan, sekaligus memenuhi tridarma perguruan tinggi. Mengapa Perguruan tinggi ? Pemerintah daerah mempunyai keterbatasan dalam sarana dan pra-sarana mewujudkan visi iptek daerah yaitu “terwujudnya teknologi daerah”, sehingga langkah yang fokus dan strategis dari pemerintahan daerah memerlukan dunia pendidikan yang berbasis iptek. Ini logis sebab, dunia pendidikan sangat relevan dan sensitive dengan langkah ideal yang dipandang sangat mendesak, yaitu langkah yang harus dilakukan segera (urgent) untuk kelangsungan hidup (survival) masyarakat; dan langkah yang penting (important), yaitu langkah yang strategis untuk kemandirian suatu daerah.

Dalam kaitan ini, tentunya Perguruan tinggi mampu memformulasikan acuan pembangunan daerah yang sesuai dengan RTRW daerah. Tentu saja, ada tiga hal yang perlu divisualisasikan untuk menciptakan peluang tersebut, yaitu penawaran pemahaman dalam bentuk sosialisasi yang lebih mendalam pada masyarakat dan pemerintah di daerah bahwa Perguruan Tinggi gudang pakar iptek yang dapat dimanfaatkan oleh daerah. Yang kedua adalah membuat skenario teknologi daerah yang dapat memberikan jaminan kemajuan daerah dengan berpegang teguh pada tridarma tridarma Perguruan Tinggi. Yang ke tiga, pendekatan yang konkrit dengan daerah untuk bekerja sama dengan dunia pendidikan Perguruan Tinggi yang berbasis iptek dalam pencapaian visi pemerintah daerah yang sudah tertuang dalam rencana tata ruang wilayah (RTRW). Tentu saja pendekatan ujud nyata kerja sama tersebut adalah penyediaan teknologi daerah dengan Technology Roadmapping (Peta Jalan). Konsep ini berdasarkan pertimbangan gugus kerja yang meliputi projek penyediaan teknologi pengelolaan SDA daerah. Gugus kerja tersebut mengidentifikasi teknologi daerah yang tepat melalui Penelitian, Pengembangan dan Penerapan (litbangrap) iptek. Di sini litbangrap iptek dijadikan sebagai elemen kunci menemukan teknologi pengelolan sumber daya alam, dan pengelolaan lingkungan dalam meningkatkan nilai tambah ekonomi.

Saturday, August 8, 2009

Masihkah sektor BBM ?

By. Shahri M, P.hD

Masihkah sektor BBM ini tetap menjadi basis utama bahan bakar nasional di tahun-tahun berikutnya? Jawabnya jelas, yaitu “Tidak”. Bertumpu pada BBM sebagai basis utama, jelas tidak efisien. Suatu saat akan mengalami kemandegan distribusi BBM.
Langkah awal trobosan ini adalah pengadaan teknologi energy alternatif. Kenaikan BBM, adalah momentum tepat pergantian basis itu. Dan, saatnya mengenalkan teknologi energi bahan bakar alternatif dengan cara tertentu.
Idenya begini. Penyediaan teknologi energy alternatif, mestinya melihat roadmap energi negara maju. Ada dua bagian. Pertama, teknologi penghasil bahan bakar alternatif, dan ke dua, teknologi energi dengan bahan bakar alternatif itu sendiri. Keduanya ini, tentu saja seiring sejalan. Pengadaannya dilakukan bersamaan. Ini yang harus ditekankan. Untuk yang terakhir adalah lebih penting. Menciptakan tehnologi yang bisa dioperasionalkan dengan bahan bakar alternatif harus diberi perhatian yang serius. Bukan memusingkan diri dengan bahan bakar alternatif, tetapi, mesin yang digunakan masih harus menggunakan BBM. Ini berarti “pengadaan teknologi itu”. Karena kondisi ini bukan hanya untuk Indonesia tetapi masih bersifat global, sehingga pada jangka pendek yang paling tepat adalah peningkatan efisiensi managemen produksi BBM secara maksimal sebab bahan baku (cude oil) BBM diimport melalui singapura misalnya memiliki kualitas yang tidak menentu. Kalau diproses dengan kilang kilang yang sekarang ini efisiensinya sudah rendah. Secara otomatis biaya produksinya sangat besar dan kalau dipaksakan untuk memproduksi BBM sesuai keperluan resikonya juga sangat tinggi. Jadi keadaan yang sesuai pada jangka pendek memberi perhatian yang sangat khusus untuk mempertahankan kapasitas produksi BBM dengan efisiensi yang tinggi. Disisi lain, peningkatan penggunaan bahan bakar alternatif dari nabati seperti program pemerintah. Sementara itu, persoalan trobosan pengadaan teknologi pengguna bahan bahan bakar alternatif untuk menggeser ketergantungan transportasi pada minyak fosil BBM dan bahan bakar alternatif dari nabati tersebut kearah jangka menengah panjang harus diadakan dengan perhitungan super cermat.

blogger templates | Make Money Online